Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede-Pangrango secara administrative  terletak  di tiga kabupaten, yaitu kabupaten Bogor, kabupaten Cianjur dan kabupten Sukabumi Provinsi Jawa Barat serta termasuk dalam kawasan khusus Taman Nasional Gede-Pangrango (TNGP).

Kawasan TNGP adalah salah satu tempat favorit pendakian yang cukup masyur karena letaknya yang cukup strategeis yaitu antara kota Jakarta dan kota Bandung serta kota-kota padat penduduk lainnya di provinsi Jawa Barat dan Banten serta didukung oleh berbagai kemudahan akses transportasi untuk mencapai lokasinya
Alun-Alun Surya Kencana

Selain faktor-faktor yang telah disebutkan diatas, Taman Nasional Gede Pangrango juga memiliki keanekaragama ekosistem yang cukup beragam yaitu ekosistem sub-montana, montana, sub-alpin, danau, rawa, dan savana. Selain itu jalur-jalur resmi yang dikelola oleh pihak Taman Nasional juga relative mudah untuk ditempuh dan diakses oleh berbagai kalangan untuk melakukan aktifitas pendakian.

Jalur yang cukup mudah dilalui dengan suguhan pemandangan dan berbagai objek alami lainnya adalah jalur Cibodas.

Jalur ini banyak sekali digunakan oleh para pendaki untuk melakukan aktifitas pendakian di TNGP. ketika kita sampai di pintu pendaftaran jika cuaca cerah maka akan terlihat jelas didepan kita dinding kawah puncak gunung Gede, "hmm asik kan.."Gak hanya itu," setelah semua urusan pendaftaran selesai dan kita telah siap melakukan pendakian, sepanjang jalur pendakian kita akan menemui beberapa objek yang menarik untuk kita singgahi.

Telaga Biru. Danau kecil berukuran lebih kurang lima hektar terletak sekitar 1,5 km dari pintu masuk Cibodas atau kurang lebih 30 menit jalan kaki. Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.

Air terjun Cibeureum. Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas. waktu tempuhnya mungkin sekitar 40-60 menit. Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di Jawa Barat.

Air Panas. Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas.
Kandang Batu dan Kandang Badak. Untuk kegiatan berkemah dan pengamatan tumbuhan/satwa. Jarak tempuh sekitar 7-8 km atau 3-5 jam perjalanan dari pintu masuk Cibodas.

Tanjakan Setan atau Tanjakan Rantai
Puncak dan Kawah Gunung Gede. Panorama berupa pemandangan matahari terbenam/terbit, hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor terlihat dengan jelas, atraksi geologi yang menarik dan pengamatan tumbuhan khas sekitar kawah.

Di puncak ini terdapat tiga kawah yang masih aktif dalam satu kompleks yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Berada pada ketinggian 2.958 mdpl dengan jarak tempuh lebih kurang 9-10 km atau sekitar 5-8 jam perjalanan dari pintu masuk Cibodas.
Puncak gunung Pangrango dan Alun-Alun Mandalawangi

Alun-alun Suryakencana. Dataran seluas 50 hektar yang ditutupi hamparan bunga edelweiss dan diapit oleh puncak gunung Gede dan puncak gunung Gemuruh.
Selain jalur Cibodas kita juga bisa menggunakan jalur Gunung Putri dari pintu masuk Cipanas atau jalur Salabintana dari pintu masuk Salabintana Sukabumi. ( tidak dibahas )

Untuk mencapai lokasi Taman Nasional Ginung Gede Pangrango (TNGP) tidaklah rumit, bila kita dari Jakarta, kita bisa menggunakan jasa Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang terdapat di beberapa terminal di Jakarta salah satunya adalah terminal Kampung Rambutan. Dari terminal ini kita menggunakan bus jurusan Jakarta-Bandung via Puncak,kemudian turun di pertigaan Cibodas lalu perjalanan dilanjutkan dengan menaiki angkutan umum sampai ke Kebun Raya Cibodas. 

Dari Kebun Raya Cibodas langsung saja "cuss" menuju gerbang masuk TNGP dengan berjalan kaki. Jika kita dari kota Bandung maka prosesnya adalah kebalikan dari kota Jakarta. "yang penting busnya lewat puncak jangan sampai lewat tol Cipularang atau lewat Jonggol." Kamana Bang..Jonggol..ha ha ha.."

"Oh iya sobat.." TNGP sekarang sudah full menerapkan sistem booking naik, jadi bagi siapapun yang hendak melakukan pendakian di kawasan Taman Nasional Gede-Pangrango jangan lupa booking dulu sejak jauh-jauh hari, jangan sampai kita sudah dilokasi malah gigit jari karena tidak mendapat izin masuk dari pengelola TNGP.