Mengapa Kita Harus Memiliki Kekuatan Tekad

Assalamualaikum.

Sebagai manusia yang gemar bermain-main dengan rintangan tentunya kita juga harus memiliki kesehatan dan keterampilan fisik yang dapat menunjang seluruh aktifitas kita dilapangan.
Fisik yang sehat dan teknik yang baik akan mempermudah diri kita dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang berkembang selama kita melakukan kegiatan pendakian atau petualangan.


Selain fisik dan teknik yang prima aktifitas outdoor juga kerap menuntut mentalitas serta tekad yang kuat dari para pelakunya. Perpaduan antara fisik dan teknik yang baik dengan tekad dan mental yang kuat dari seorang aktivis alam liar akan melahirkan energi yang menakjubkan. Tekad yang kuat akan memaksa jiwa raga untuk menuruti perintahnya.

Bahkan tekad mampu memaksa seluruh sendi tubuh kita untuk bisa melakukan sesuatu yang melebihi batas kapasitasnya, merevolusi segala jenis kebodohan dan kelemahan, ketakutan, rasa cemas serta hal-hal negatif lainnya.

Mentalitas dan cara pandang akan berubah mengikuti irama tekad yang hidup dalam diri kita. Tekad yang bulat dan kuat akan melahirkan semangat baru yang tangguh, kemampuan tubuh dan pikiran akan terus berkembang dan menyesuaikan segala kemungkinan yang terjadi seiring dengan keadaan dan kejadian yang kita alami.
Puncak Sindoro 1997

Tekad akan membuat kita kuat untuk mencapai tujuan tertinggi dalam hidup dan pendakian. Kesulitan serta rintangan yang datang bertubi-tubi tak akan membuat kita takut apalagi menyerah. Kesungguhan tekad akan membuat kita terus berusaha dan terus belajar dari semua kesulitan dan kegagalan yang pernah kita alami.

Setiap kita jumpai satu kesulitan, pasti akan terbuka pintu-pintu kemudahan setelahnya. “maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”. (Qs. Al-Insyirah/94: 5-6).

Para pendaki yang lemah tekadnya akan berhenti ketika menghadapi ganasnya medan. Kesulitan dan rintangan yang tersaji dihadapannya akan membuatnya putus asa dan menyerah, bahkan mengalami trauma dan kapok untuk kembali lagi melakukan pendakian dan petualangan.

Sedangkan mereka yang bertekad kuat akan selalu melihat hikmah dan makna dari ganasnya medan yang di sambanginya. Hati nurani akan membimbing akal pikir dan budi pekertinya untuk terus melakukan berbagai perubahan positif dalam hidup dan pendakiannya.

Tekad akan membuat kita kreatif dan efektif dalam setiap langkah perjalananan hidup dan pedakian kita. Cemooh dan hinaan akan membuat kita selalu mawas diri dalam menjalankan dan mewujudkan tekad kita, ketabahan dan kesabaran akan menghasilkan perbuatan positif dan prestasi dalam hidup kita.

Pahitnya jalur dan medan- medan pendakian adalah cermin hidup yang harus kita pahami dari berbagai sisi hidup dan kehidupan kita. Allah swt berfirman: “Apabila engkau telah bertekad, maka bertawakkal-lah kepada Allah” (Qs. Ali Imran/3: 159).

Tekad juga harus dibarengi dengan tawakkal karena akan memantapkan langkah & memompa keberanian, menghadirkan ketenangan serta memupuk optimisme yang seimbang dengan kemampuan diri kita sendiri.

Bukan tekad namanya jika tidak dibarengi dengan tawakal dan akal sehat. "Itu mah bukan Tekad tapi Nekat he he he." Percaya atau tidak "tekad akan melahirkan berbagai keajaiban." Tekad juga harus dibarengi dengan penggunaan IQ, EQ, SQ dan ESQ yang baik dan proporsional karena kesungguhan tekad juga membutuhkan kerja sama yang baik dengan faktor- faktor tersebut agar kita bisa berjuang maksimal dalam setiap kesempatan yang kita miliki. 

Wassalamualaikum. ..Selamat menikmati kopi hangat.