Meretas Sang Alam Menuju Diri Sendiri

Assalamualaikum.
Dengan menyebut Asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Orang-orang yang mencintai alam hidupnya cendrung bersahaja, hatinya tenang dan laku lampahnya kaya kreatifitas. Mereka sungguh istimewa, keistimewaan yang disempurnakan oleh Sang Pencipta melalui meditasi alam yang senantiasa hidup dan mengisi kehidupan mereka.

Hubungan unik yang tercipta atas dasar cinta antara insan dan ke-Mahakuasaan Sang Pencita akan melahirkan seorang pecinta sejati, yaitu pecinta yang terbentuk dari ketaatan dan ketinggian budi pekerti serta kedalamam kontemplasi mistik hati nuraninya yang telah teruji layaknya puncak-puncak gunung yang menjadi megah dan indah setelah melalui berbagai proses tekanan yang kuat dan dasyat.

Beratnya medan pencarian yang dilakoni dalam petualangan hidupnya adalah cermin dari kegigihan dirinya untuk memahami kekuatan alam dan kesejatian diri dalam penciptaan. Tekana tekànan tersebut adalah proses panjang yang dilalui untuk mendapatkan kembali kelahiran jiwa raga yang fitrah dan sejati.

Mungkin banyak yang tak memahami bahwa sebenarnya Allah SWT menciptakan alam raya didalam diri kita sendiri.


Alam dan Manusia adalah satu paket penciptaan yang saling melengkapi satu sama lainnya. Alam bukan hanya sekedar untuk kita ekploitasi dan kita nikmati begitu saja melainkan juga sebagai sarana meditasi alami manusia untuk mempererat hubungan bathin antara ciptaan dengan penciptanya.

Orang-orang dzalim yang menyakiti keindahan alam sesungguhnya sedang menyakiti dirinya sendiri. Menjajah kebijaksanaan alam dan membelengunya untuk kesenangan sendiri. Kesenangan yang kelak akan merusak seluruh hakikat keindahan sebuah penciptaan.

Bangkitlah wahai Pecinta!! Bangkitlah wahai pejuang keindahan!! Jangan sampai Sang Khalik memerintahkan alam untuk menggambarkan kemurkaan-Nya kepada kita.


Singkirkanlah egomu, jubah-jubah kebesaran dan keakuanmu, bergegaslah menuju hakikat sejati penciptaanmu, alam menunggumu! Tanggung jawab dan masa depan generasi penerus ada digenggaman keimanan dan ketaatan kita pada hakikat keindahan.

Jadikan seluruh rangkaian kegiatan petualangan kita sebagai sebuah keindahan sejati, pengabdian hakiki terhadap nilai-nilai kesejatian antara diri, alam dan ke-Esaan Tuhan hingga merubah mental seseorang dari sekedar pecinta alam menjadi seorang pecinta sejati yang santun dan beradab.

Temukan jati dirimu jangan biarkan ego betepuk dada dan memenangkan medan perjuangan ini, Ingat…!!! Hidup hanya sesaat, kita harus menemukan jalan kehidupan yang sesungguhnya melalui hobi dan kecintaan kita kepada kegiatan petualangan yang kita lakoni. 

Wassalamualaikum. #SalamKopiHangat