Rinjaniku Kembali Suci..

Rinjaniku kembali suci..
Menyaksikan ruh.
Dan tak kasat oleh mata.
Kini ia Terbang tinggi..
Melintasi angan bersama para bidadari..

Bukan aku..
Ayah atau bundanya yang berurai air mata..
Jangan bersedih..
Jangan berpaling dari kebahagiaan Rinjani dalam wajah cinta-Nya.
Jika kita ridho.
Kita akan melihat air mata laksana mata air..
Semesta seperti ranjang mungilnya.
Dan aras seperti mata indahnya..

Hadirnya adalah amanah..
Perginya adalah anugrah
Kita akan melihat Rinjani seperti sinar dalam gelap diri kita.
Bagai mentari berikan cahaya cinta-Nya dengan iklash.
Kehilangan kita adalah kemenangan..
Disaat haus dia akan hadir.
Disaat lapar dia akan menjamunya
Menyatukan kita dalam ruh keabadian.

Rinjani Kecilku
Yakinlah..
Air mata tak akan mengalir percuma..
Kita akan lihat..
Rinjani adalah kebahagian hakiki yang melintasi waktu hidup kita..
Sebagai yang tak terlihat tetapi dapat terasa bersama doa..
Yang tak terdengar tetapi tersentuh didalam Kalbu..

Kita kelak menyaksikan
Dimana Sang Maha Cinta akan menepati janjinya.. 
Tentang Rinjani kita..
Bukan hanya janji semata.
Tapi kenyataan indah yg hilang dari pandangan..
Akan nyata
Akan kita miliki kembali bersama keabadian.

Rinjaniku..
Dari-Nya engkau hadir dan kepada-Nya engkau kembali..
Bukan hanya engkau duhai permata mungilku..
Tapi aku..
Ayahmu..
Juga bundamu.
Kita semua akan berkumpul kembali dalam keabadian cinta yang tanpa batas...
Ayah tak ragu..
Bunda tak termagu..
Jiwamu, Jiwaku..kelak akan bersatu..

Amin..

Rinjani mungilku dalam kenangan lahir 17-06-15 wafat 25-06-15