Hutan Mutiara yang Kerap Terlupakan
—
Rabu, 23 Agustus 2017
—
Goresan Pena
Hutan merupakan harta yang tak ternilai harganya, namun hanya sedikit yang menyadarinya. Hutan memiliki manfaat yang sangat berdampak pada kehidupan manusia di muka bumi.
Kenapa kita harus selamatkan hutan?
Sangat banyak manfaat dari keberadaan hutan di planet bumi dan berdampak begitu penting bagi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya, khususnya manusia.
Adapun fungsi hutan yaitu:
- Sebagai tempat resapan air hujan alami yang sangat efektif, cadangan sumber air dan mata air bagi sungai-sungai yang mengalirkan sumber kehidupan bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.
- Penyerap emisi gas karbondioksida (CO2) untuk kemudian diubah menjadi oksigen (O2) yang sangat dibutuhkan mahluk hidup.
- Pencegah banjir dan kekeringan. Hutan dapat mencegah terjadinya bencana banjir saat musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau.
- Sebagai paru-paru dunia dan pencegah terjadinya pemanasan global.
- Sebagai penyeimbang seluruh ekosistem yang terdapat diplanet bumi ini.
- Sebagai sumber kekayaan alam hayati yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh umat manusia.
- Sebagai daerah wana wisata alam yang sejuk dan ideal untuk melepas penat dari segala macam kebisingan dan hiruk pikuk permasalahan di kota besar.
![]() |
| Ranu Kumbolo |
Itulah sebabnya mengapa kita perlu menjaga dan melestarikan hutan. Bayangkan jika hutan-hutan musnah dan berubah menjadi tanah tandus nan gersang, jutaan kubik es dari sudut-sudut dunia akan mencair dan memenuhi samudra.
Dataran akan berkurang bahkan tenggelam ditelan air yang meluap tak terbendung, iklim akan berubah ekstrim, racun tidak dapat dinetralisir dan mahluk hidup perlahan-lahan akan musnah..
"Seram yah kawan kawan.." "Ya..mungkin itu hanya ketakutan saya yang berlebihan", tetapi mungkin inilah yang ingin saya sampaikan sebagai mahluk hidup yang tinggal dimuka bumi ini. "Jagalah Alam sebagaimana kita menjaga eksistensi hidup kita dialam dunia".
Sangat disayangkan bukan!!. Kita sebagai manusia yang sering kali datang memenuhi panggilan alam, terkadang tidak pernah mampu berdamai dengan perilaku kita. Terkadang kita juga masih saja egois dengan jutaan alasan yang kerap kita angkat kepermukaan. Padahal alam begitu arif dan bijaksana, mengajarkan nilai-nilai falsafah hidup dan kekuatan. Patut kita ketahui bahwa alam selalu memberikan apa yang kita inginkan, selalu memberi dan merelakan.
Memang bukan kita yang merusak hutan dengan Illegal Logging, pembalakan liar serta merubah fungsi hutan menjadi lahan sawit dan pertanian. Jelas bukan kita, karena sebagian besar dari kita hanyalah produsen sampah yang produktif bagi gunung-gunung yang kita sambangi..
Jelas bukan kita yang menghancurkannya. Tetapi juga bukan alasan bagi kita untuk tetap diam dan perlahan-lahan membiarkan semuanya musnah menjadi sebuah kenangan.( Cermin )
