Tips-Tips Aman Pendakian

Naik gunung bukan perkara enteng lho bro "n" sist.!! Perlu persiapan khusus & matang. Menganggap remeh pendakian & persiapannya bisa berakibat fatal. Jangan sia siakan hidup hanya karena merasa hebat & kuat dalam pendakian. Alih alih mau bersenang-senang malah susah dan tersiksa bahkan berujung duka cita. Ada sedikit tips nih buat rekan rekan yang baru memulai hobi ini agar bisa meminimalisir berbagai kejadian tidak menyenangkan selama melakukan pendakian.

Yuk kita simak sebentar mudah-mudahan bermanfaat.

- Kenali & pahami medan pendakian anda. Caranya : galilah sebanyak-banyak info mengenai kondisi jalur, kondisi cuaca, lama pendakian dan semua hal tentang gunung yg akan menjadi target pendakian anda bahasa kerennya topographi medan & demografis gunung.

- Kenali diri anda dan kemampuan anda serta tiap individu yang terdapat dalam team anda karena dengan saling mengenal dan saling memahami akan memudahkan kerja sama dan gerakan team dilapangan. Jika perlu usahakan ada satu orang yang sudah mengenali medan pendakian.

- Persiapkan alat dan logistik pendakian menurut skala prioritas pendakian, tentunya jangan pernah mengabaikan safety prosedural pendakian. Carriel yg sesuai ukuran tubuh, matras, jaket, sleeping bag, pakaian salin, pakaian cadangan, alat makan minum plastik, kantong plastik, trash bag, medical aid kit, survival kit dan jas hujan, untuk logistik bawalah yang praktis dan padat kalori "jangan cuma bawa mie instant aja kali..he he he."

Mt Top Argopuro
- Persiapkan mental & fisik dengan baik. Caranya : latihlah kesiapan mentalitas anda untuk bekerja sama dengan seluruh anggota team, sadari sejak dari rumah bahwa anda adalah bagian dari mata rantai hidup yang harus saling mengisi dan bekerja sama dengan baik dalam sebuah pendakian. Naik selamat turun selamat tak ada yg mati kecuali sifat buruk dan kesombongan, tak ada yang tertinggal kecuali kenangan manis dalam ingatan.

- Olahraga teratur minimal satu bulan sebelum melakukan pendakian. Keadaan yang tidak biasa, cuaca ekstrim serta berbagai ringtangan lain berdasarkan tingkat kesulitan medan sangat membutuhkan skill juga stamina serta mental dan fisik yang prima.

- Bekali diri anda dengan berbagai pengetahuan dasar teknik pendakian ( Mounteneering + 5W+1H.) Jangan sampai ada yang tidak mengetahui sama sekali tentang teknik dasar tersebut karena ini akan berhubungan dengan sikap dan mentalitas anda dalam menghadapi situasi yang akan anda hadapi dilapangan.

- Chek & Re Check kembali kesiapan logistik dan peralatan pribadi maupun team sebelum memulai pendakian.( Kualitas dan kelengkapan tenda, kompor dan bahan bakarnya )

- Jangan pernah titipkan nyawa anda !!  Bawalah logistik dan peralatan safety pribadi anda di punggung anda sendiri, usahakan tiap individu dalam team tidak menerima penitipan nyawa ini karena besar sekali resikonya bagi individu yang tidak membawa peralatan dan logistik safety standarnya sendiri.

- Ketahui titik awal pendakian anda ( timur,barat,utara,selatan ) hal ini kerap dilupakan oleh para pendaki ketika melakukan pendakian. Dengan mengetahui lokasi awal pendakian berdasarkan arah mata angin akan memudahkan kita dalam menentukan titik kembali ( tidak gambling ) jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan karena tidak semua pendaki memiliki peta.

- Jangan pernah keluar dari jalur pendakian, perhatikan dengan seksama kondisi fisik jalur pendakian berdasarkan tingkat kesulitan medan. Sadari keberadaan kita, pahami dan kenali countour medan pendakian yang kita lalui. Apabila jalur cukup berbahaya sebaiknya tingkatkan kewaspadaan, tingkatkan kekompakan dan tetap tenang, Jangan bergerak sendiri-sendiri, persempit ruang gerak dan ikuti komando leader pendakian.

- Buat marka : Jika kita ragu ketika dihadapkan pada cabang-cabang jalur pendakian atau kondisi jalur yang tidak jelas maka buatlah marka jalan dan pastikan itu tetap pada punggungan yang sama. Marka sangat berguna agar saat kita kembali nanti kita bisa dengan mudah mengenali track pendakian yang dilalui sebelumnya.

- Jangan paksakan diri : jika cuaca tak bersahabat jangan paksakan diri untuk tetap mendaki lebih baik tertahan dan bertahan pada satu titik lalu selamat daripada memaksakan diri akhirnya gagal atau celaka.

- Jagalah pola makan kita karena makanan sangat penting untuk metabolisme tubuh kita. ( Tetap kering, Tetap Hangat dan Tetap Kenyang )

- Jagalah sikap, ucapan dan tindakan kita karena tidak ada seorang manusiapun yang hebat kecuali Tuhan Sang Penguasa Alam.

- Tanamkan kebijaksanaan pikiran bahwa kita adalah manusia yang terlatih. Terlatih untuk sukses, terlatih untuk selamat dan tetap hidup dalam setiap pendakian kita.

- Jagalah kekompakan team dan suasana yg kondusif selama kegiatan pendakian. Hindari sikap egoistik didalam diri kita.

- Jangan Lalai, malas dan mengganggap enteng situasi dan kondisi yang kita alami dalam pendakian karena 90% mountain accident adalah kelalaian manusia ( human eror )

- Saling sadar, saling mengingatkan dan saling mengisi dalam kebersamaan.

- Jangan neko neko atau berbuat konyol yang dapat membahayakan diri kita ataupun seluruh anggota team.

- Jangan mudah mengeluh, putus asa serta kehilangan semangat pendakian atau bersikap sebaliknya terlalu percaya diri ( over confindence ) hingga mengabaikan berbagai sinyalemen yang alam berikan kepada kita untuk bersikap bijaksana dalam melakukan pendakian.

- Jangan terpisah dari Leader Team ( orang yg memahami medan pendakian ) Apabila terpisah dari rombongan dan dalam waktu yang cukup lama tidak bertemu dengan pendaki lain janganlah panik, jangan takut, tetaplah tenang, segera evaluasi pergerakan kita. Segera kenali, sadari apakah ini jalur pendakian ( tetap berada dipunggungan ) ataukah kita telah melambung kedasar lembah. Jika kita berada diareal lembah usahakan untuk segera kembali kepunggungan. Wajib kembali kepunggungan.!! Jangan pernah menyusuri areal lembah karena kondisi lembah sangat dingin dan counturnya tidak bisa terduga ( rata-rata jurang jurang dalam dan banyak hewan buas )" Jika kita masih berada dipunggungan yang sama dan tetap dijalur pendakian yang kita kenali melalui marka yang kita buat maka tetaplah tenang dan lanjutkan perjalanan.

- Jika sampai pada keadaan yang meyakinkan bahwa anda tersesat maka tenanglah, "yang terpenting anda jangan perluas medan pencarian anda dengan terus bergerak turun apalagi sampai menyusuri areal lembah", istirahatlah, tetap tenang tetap yaqin. ( percaya diri, percaya Tuhan dan percaya kita akan selamat ) duduk dulu, hemat energi, setelah kondisi tubuh stabil maka berfikirlah, ingat-ingat bagaimana kita bisa sampai mengalami keadaan seperti ini, pelajarilah keadaan diri dan kemampuan kita, pelajari situasi dan kondisi alam, rencanakan sesuatu yang paling logis anda lakukan agar tetap hidup dan selamat walaupun terisolir sendirian di alam liar.

-Jika anda kurang memahami teknik membaca medan, maka yang terbaik adalah bergerak kembali ke arah puncak untuk mempersempit ruang gerak pencarian anda, cari lokasi tertinggi dan cukup terbuka untuk mempersiapkan diri sebagai survivor pasif, lalu buatlah berbagai sinyal SOS untuk mempermudah team SAR dalam menemukan anda." ( sinyal api, asap, pantulan cermin, bunyi pluit atau nesting yang dipukul dengan irama teratur, bendera atau kain yang berwarna mencolok.
Usahakan jangan sampai tersesat.

Minta restu kepada orang tua mohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ikuti semua prosedural yang akan kita temui dalam kegiatan pendakian kita, gak usah neko neko ya guys mengikuti prosedur tidak akan membuat kita sulit kok hanya saja kadang kita sendiri yang mempersulit keadaan dengan tidak mau mengetahui dan memahami prosedural yang berlaku terhadap gunung yang kita tuju.

- Cegah !! Antisipasi dan minimalisir berbagai hal yang dapat mengakibatkan anda kehilangan moment indah pendakian anda dan hidup anda. ( lebih baik mencegah daripada mengobati & lebih baik waspada daripada kita celaka )

- Bawa kembali sampah anda!! Jangan menjadi sampah para pendaki dengan meninģgalkan jejak vandalisme didalam pendakian anda.

Selamat mendaki gunung! Be Smart & Always safety.
Wassalamualaikum.

SalamkopiHangat