Jangan Mengatur Tuhan
—
Senin, 19 Juni 2017
—
Goresan Pena
Assalamualaikum.
Allah Maha Mengatur.
Yaqin atau tidak jika Allah SWT benar benar berkuasa atas
aturan dan pengaturan alam semesta ini dengan sangat teratur. Coba renungkan ??
Andai kita ini bijaksana tentu kita akan melihat dan meraba diri kita sendiri,
gak usah jauh jauh lihat rotasi bumi atau perputaran siang dan malam.
Terlalu jauh melihat keluar justru akan membuat pandangan
kita kabur hingga menyebabkan kita lupa akan keteraturan yang menghidupkan diri
kita sehari hari. Coba raba dada kita. hmmm jelas sekali bukan.
Itu sebabnya segala sesuatu yang ada di alam semesta ini
sudah sangat teratur, bahkan ketidak teraturan yang kita lihat pun sebenarnya
adalah bagian dari keteraturan yang sudah terdapat di alam semesta ini. Begitu juga dengan hidup dan jalan hidup kita semua itu
telah ada aturan dan pengaturannya agar kita bisa menjalani seluruh takdir dan
nasip kita dengan teratur.
Nah bagaimana jika kita yang mencoba mengatur Tuhan. "hmmm
jujur ya teman..
sadar gak sih" jika kita ini sering mengatur Tuhan atas
aturan hidup kita didalam peraturan yang sangat teratur. "Waduh alih alih mau
teratur malah semakin jauh dari aturan keteraturan itu sendiri."
Semakin kita mengatur aturan yang telah Tuhan atur dengan
sangat teratur dalam hidup kita, maka akan semakin ngawur dan berantakan masa
depan kita, semakin jauh kita tersesat dalam permainan yang akan memainkan hati
kita sendiri. Hidup kita akan semakin tertekan bahkan tidak sedikit yang
menjadi stress bahkan kehilangan ingatannya.
Kita lupa dan terbuai oleh aturan kita sendiri hingga dengan
santainya kita acuhkan Tuhan yang jelas jelas berkuasa dan Maha mengatur atas
kehadiran kita.
Jika sudah begini semakin gawat saja masa depan kita. Jika
kita sukses maka sambil bertepuk dada dan tertawa tawa mereka akan mengatakan "Inilah Aku.. Buktinya, nyatanya, faktanya gue sukses. Wow dasyatnya.. Aku itu
siapa yah?? Hmmm coba raba dadamu.. Jika berhenti berdetak dengan teratur pasti
kita masuk UGD ( Unit Gawat Darurat ) Baru ditowel dikit aja kita langsung
ambruk.
Nah bagaimana jika kita gagal?
Logika gagal akan membuat manusia merasa frustasi, tidak
bersemangat dan kehilangan kepercayaan dirinya. Padahal sebelumnya dia adalah
manusia super dengan semangat baja tetapi karena dia melupakan keteraturan dari
Sang Maha Pengatur maka lihatlah jadinya. Dia mulai menyalahkan takdir dan Tuhannya, mengapa semua
yang dilakukannya malah berujung bencana dan air mata.
Nah sobat. Yuk sama sama kita sadari dari sekarang. "Gak
usah ngatur ngatur Tuhan deh." Mending kita mudahkan takdir dan nasip kita pada
aturan yang sangat teratur mengatur hidup kita, ikuti saja alur permainan
Tuhan dengan cermat dan bijaksana.
"Waktunya kerja ya kerja, waktunya ibadah ya segera ibadah,
waktunya istirahat ya istirahat." Ihktiar itu wajib hukumnya tetapi masalah
hasil itu bukan kuasa kita, jadilan insan yang iksan dalam menjalani aturan
hidup ini,
Gak usah neko neko!! Asah nurani dan kepekaan logika terhadap
kekuasaan Tuhan hingga kita bisa menjalani hidup ini dengan teratur dan
mumpuni.
Ingat !!! Semua telah ada bagiannya dan masing masing bagian
memiliki kelebihan dan kekurangan untuk saling melengkapi satu sama lainnya dalam
keseimbangan hingga segala sesuatu yang tercipta di alam ini akan tetap teratur
dalam aturan yang telah ditetapkan oleh Sang Maha Pengatur.
Wassalamualaikum.
Semoga bermanfaat.
